-->

Pages

ASMAAUL HUSNAA

Wednesday, 11 March 2015

TASOWWUF SYAR'II ISLAAMII,"YES" ! TASOWWUF NON SYAR'II ISLAAMII,"NO !!!

Dialog Suhu Vs BC

BC :

Rabu, 11-3-2015_10.38
  • Saya ndak mungkin menjelaskan satu-satu dari Rangkuman Tasawuf yang Saya baca, karena sudah Saya rasakan dari apa yang sudah Panjenengan berikan.
  • Semuanya memacu kerohanian Saya yang dulunya mengembara tak berarah, bahkan menjijikkan .. In Syaa Allooh akan menjadi terarah.
Rabu, 11-3-2015_10.40

  • Dan seperti yang pernah Panjenengan katakan, kalau saja Saya Busuk Hati, Pikiran, Sikap dan Perbuatan kepada Manusia juga ALLOOH, gak mungkin Saya akan bertemu dengan Panjenengan dan menjadi sebagian dari Perjalanan Hidup Panjenengan dan bisa menerima Petunjuk, dengan mengingatkan Saya kembali atas Mimpi Saya yang sebenarnya sudah Saya lupa 12 - 13 tahunan yang lalu ..
  • Semua jadi terasa sambung menyambung .. dari Sebab ke Akibat dan Membentuk.

Rabu, 11-3-2015_10.41

  • Keyakinan Saya, ketergantungan saya kepada ALLOOH, yang membuat Saya kuat, sanggung menghadapi semua yang sudah Saya alami, meski terkadang sempat menjadi Pengecut, bahkan Pecundang ... 
  •  Entahlah, apa ALLOOH akan mau mengampuni Saya, atas Kebodohan dan Kecerobohan yang sudah Saya perbuat.
Rabu, 11-3-2015_10.57

  • Ada Lima (5) Kehalusan Dasar terletak dalam Dada, Hati, Ruh, Rahasia/Sir, Yang Tersembunyi (Achfaa/Ichfaa) dan Yang Paling Tersembunyi, letaknya di Puncak Tulang Dada yang berada di Bawah garis Leher, "TIDAK BERWARNA". Pada beberapa Diagram disebut POROS RAHASIA (MUSTAWAA AL SIRRU).
  • Selama kurang dari setahun ini, pada waktu atau saat tertentu, di situ "BERKELETUP". HaLini belum pernah Saya rasakan dulunya.
  • Seingat Sata, contohnya :
  • Tanggal 3 Januari 2015 pagi sekitar jam 8 apa 9-an.
  • Sabtu pagi kemarin juga, dan sebelum-sebelumnya .. !
    • Yang paling terasa, hingga berkali-kali, waktu terachir Panjenengan berangkat dari Tuban ke Kraksaan. Barangkali bisa dijelaskan Pak ?
    Rabu, 11-3-2015_10.59

    Boleh tanya Pak ? Panjenengan lahir tahun 1966 apa 1967 Pak ?

    Rabu, 11-3-2015_10.01

    Pak ! Tebunya sebagian diambil Pak Tukang, lalu dikasihkan ke Anak Saya.

    Rabu, 11-3-2015_11.07

    • Untuk Kitab-Kitab Ihyaa' Al Ghozaalii/Ihyaa' 'Uluumuddiin belum sempat baca. Kayaknya menarik.
    • Buku ini dikasih Orang Madura , ada Jilid 3 dan 4.


    Rabu, 11-3-2015_11.29

    Masih akan ada lagi kan Pak, Pelajaran yang akan Panjenengan berikan ke Saya suatu hari nanti ? Artinya belum selesai kan Pak ? Saya tahu Panjenengan Sibuk dan banyak Tugas.

    Rabu, 11-3-2015_10.32

    Kecreweten yo Pak ? Emang dasar,"SILR" panjang kayak namanya .. ! He 3x.

    Rabu, 11-3-2015_12.15

    Maksud Saya di sini. Dari Sebab Akibat dan Membentuk Itu, Sebab Perjalanan Kehidupan Keluarga Orang Tua Saya ke Anak, bentuk Selanjutnya.

    Rabu, 11-3-2015_12.55

    • Dulunya, pada saat kritis Pemahaman dan Kekuatan, Saya pernah menyesali, kenapa Ibuk Saya mesti meninggalkan Kami (andai Mereka tidak bercerai, mungkin Aku tidak mengalami hal seperti ini ?) kata Saya dalam hati ...
    • Ketika menyadari, kalo semua itu memang harus terjadi dan sudah menjadi Taqdir Illahi ... achirnya saya bisa memahami dan menghormati Keputusan Ibuk Saya waktu itu .. !
    • Dengan kejadian dan keadaan yang seperti itu, bisa membawa Saya pada Pembentukan Kepribadian, yang mungkin kalo Mereka ndak cerai, Saya akan menjadi Anak Yang Manja, atau apalah ?
    • Achirnya Nasib membawa Saya harus ke mana-mana untuk Belajar Banyak Hal .. tetapi keadaan Hati dan Kehjiwaan Saya Sering Bergelombang pada Kondisi dan Situasi di Mana dan Bagaimana ?
    Jawab Suhu :

    Rabu, 11-3-2015_13.00

    • Kalo ingin masih menulis, monggo ^=^.
    • Tanggapannya menyusul. yang penting masuk dulu. Ini masih ada kesibukan. sabar dulu ... !

    Rabu, 11-3-2015_13.03

    • Nggih , balasannya dikirim besok pagi saja ya Pak .. ?
    • Panjenengan pasti sudah paham maksud Saya .

    Rabu, 11-3-2015_13.44

    • Semua rasa sakit, nelongso, kejengkelan dan sebagainya .. hilang dan berlalu dengan sedirinya, membentuk kosong ruangannya .. sudah tidak bisa lagi Meraba atau Merasakan  Bagaimana Pedihnya.
    • Hambar sudah rasanya, tidak seperti setahun ke belakang.
    • Saya sangat sadar, apa yang saya perbuat, akan saya tuai ...

    Jawab Suhu :

    Kamis, 12-3-2015_07.37

    Nyicil ^=^. Alhamdu Lillaah achirnya bisa mengendalikan Hawa Nafsunya meski gak 100 %.

    Kalo mampu 100 %, Malaikat kalah karena Malaikat hanya dibekali AKAL, sedangkan Manusia diberi 2  (dua) Sisi yakni 'AKAL dan NAFSU yang melahirkan HAWA NAFSU.

    Kamis, 12-3-2015_07.48

    Untuk bangkitkan kesadaran Iimaan, Taqwaa, Ihsaan dan dekat kepada ALLOOH SWT, ya harus kembali KAJI DIRI SENDIRI. Maka gak berlebihan PARA SUFI berkata,"MAN 'AROFA NAFSAHUU, FA 'AROFA ROBBAHUU (Barangsiapa bisa mengenali Diri Sendiri, makan akan bisa mengenali, memhami TUHANNYA .

    Tetapi perlu Proses Panjang. Kalo waktu pendek kok sudah bisa, tentu di Dunia ini GAK ADA (GURU_MURID< KIYAHI/BU NYAHI_SANTRI, KAJIAN 'ILMU). Kan udah hebat semua ... ?

    Kamis, 12-3-2015_07.53

    Semoga masuk jajaran TASOWWUF YANG SYAR'II yang bersumber pada AL QUR'AAN dan AL HADIITS termasuk AL ATSAR sehingga bisa jaga Keseimbangan Lahir Batin, Dunia Achirat sebagaimana yang pernah dijelaskan dulu ^=^.

    Kamis, 12-3-2015_07.57

    Orang Baik ketemu Orang Baik, Orang Jahat ketemu Orang Jahat.

    Minyak dan Air gak akan pernah bisa bersatu. Kelihatannya berkumpul tetapi tetap di GROUPNNYA MASING-MASING. ALLOOHU AKBAR !

    Kamis, 12-3-2015_08.03

    Selama bisa FA FIRRUUUUU ILALLOOH, maka akan selalu mendapatkan pertolonganNYA sehingga bisa kuat untuk menjalani Misteri Ujian Kehidupan Dunia yang serba sementara ini meski harus bersusahpayah, jatuh bangun terlebih dahulu.

    Kelihatannya sangat pahit tetapi sebenarnya sangat manis BAGI MEREKA YANG MAU BERJUANG DAN BERKORBAN DI DALAMNYA PENUH IIMAAN_TAQWAA_IHSAAN, SYABAR_SYUKUR DAN PANTANG MENYERAH ***.

    ALLOOHU AKBAR !

    Kamis, 12-3-2015_08.06

    Selama Matahari belum terbit dari Arah barat, maka Pintu Taubat masih Terbuka Banget ^=^ *** !

    Kamis, 12-3-2015_08.47

    Istilah-istilah yang menyangkut Tingkatan Ruuhaaniyyah di antara Para Tokoh Sufi satu sama lainnya berbeda, meski Tujuan Achirnya Sama yakni menjadi HAMBA-NYA YANG TINGGI  TINGKAT IIMAAN, TAQWAA DAN IHSAANNYA sehingga selalu dinaungi MAGHFIROH, RIDLOO< ROHMAH, TAUFIIQ, HIDAAYAH, 'INAAYAH DAN BERKAH-NYA LAHIR BATIN, DUNIA ACHIRAT ^=^ ***.

    Kamis, 12-3-2015_09.07

    Jelasnya BERKELETUP kayak apa ?

    Rasa panas (MOWO) menekan di dada ?

    Ataukah dag dig dug gak menentu di Bawah Susu Kiri  ?

    Jelasnya bagaimana ?

    Kamis, 12-3-2015_09.28

    Berkeletup begitu saja :  Satu l (1) kali, dapat satu menit atau 2 menit ada lagi . kadang 2 kali, kadang 3 kali.

    Sepanjang hidup belum pernah, sebelum setahun ini.

    Kalo di seputar Dada atau di Bawah Susu,"Sudah tidak asing setelah PUBER (nerves, berdesir, deg degan, adem panas)", semuanya sudah pernah, tetapi kecuali dengan Bapaknya Anak-Anak,"Tidak Pernah Satu Kalipun" seperti hal di atas.

    Yang ada hanya mesakne dan mesakne terus, meski sering berselisih paham, sampai tampar- menampar (dulu, awal-awalnya) Saya ndak mau saja diperlakukan seperti itu.

    Tampar, balas Saya tampar, wong Saya sebelum kenal dia sudah konyol sekali, kok ditantang ? Tetapi achirnya tidak pernah lagi.

    Setelah saya tampar dengan kata-kata (wis kegantengen kon ? Kegagahen ?

    Saya hamil Anak ke dua, pernah diusirnya malem-malem, tetapi Saya ndak mau pergi, rumahnya di tengah Sawah, ndak ada kendaraan, bagaimana kalo Saya melahirkan di Jalan ?

    Labil Pak.

    Kamis, 12-3-2015_09.28

    Tebu ? Yang penting :
    1. Jangan dibunuh.
    2. Jangan dijadikan ajang pembuangan sampah.
     Jawab BC :
     
    Kamis, 12-3-2015_09.30

    Ndak, sampahnya dibuang di depan Rumah Saya.
     
    Kamis, 12-3-2015_09.41
     
    Sebelum ke IHYAA', pelajari dulu :
     
    1. Bidaayatul HIdaayah,
    2. Sullam Taufiiq.
    Baca Ihyaa' juga yang urut, dari awal.
     
    Gara-gara pelajari Tasowwuf dan Prakteknya, jangan sampai lupa Tanggung Jawab sebagi Isteri, Ibunya Anak-Anak dan Tanggung Jawab Sosial/Masyarakat.
     
    Jagalah keseimbangan, keselarasan Lahir Batin, Dunia Achirat ^=^ *** !
     
    Jawab BC :
     
    Kamis, 12-3-2015_09.51
    Karenanya, Saya ndak mau menzdolimi diri Saya sendiri, karena Saya punya Kewajiban dan tanggung Jawab atas itu semua.
     
    Jawab Suhu :
     
    Kamis, 12-3-2015_09.53
     
    Ada Pelajaran apa gak ya tergantung kondisi situasinya ^=^ * !
     
    Kamis, 12-3-2015_09.59
     
    Cerewet ? Memang kok. Itu tuuuh, kyak Berondongan Orang Perang.
     
    Kalo nuruti Standar Umum, tentu gak akan dilayani lho ... !
     
    Panjang ? Lebih puaaaanjaaaang dan lebaaaaa dari Namanya ^=^ ... !
     
    Kamis, 12-3-2015_10.11
     
    Bentuk Membentuk ?
     
    Ya, kesemuanya itu sudah diatur oleh-NYA.
     
    Di Dunia ini, gak ada yang kebetulan. baik dan Buruk sudah ada LIKU-LIKU JALAN YANG AKAN DILALUINYA YANG SUDAH DITETAPKAN OLEH ALLOOH SWT.
     
    Jawab BC :
     
    Kamis, 12-3-2015_10.24
     
    Di Luar sana, sungguh banyak yang jadi KORBAN KEEGOISAN ORANG TUA DENGAN AKIBAT YANG JAUH LEBIH MENGERIKAN. 
     
    PANJENENGAN TERMASUK ORANG YANG DISELAMATKAN ALLOOH SWT.
     
    Tentunya akan jauh lebih afdlol, kalau semuanya normal-normal saja, SAKIINAH MAWADDAH WA ROHMAH.
     
    Apa mau GITTU JUGAA ... ?
     
    Jawab BC :
     
    Kamis, 12-3-2015_10.25
     
    Berarti saya melebihi standart dong ? 
     
    Waah !  Bisa-bisa jebol karena ndak muat, he 3x. 
     
    Capek Pak ? Tenaang ! Habis gini Saya traktir minum es. Mau Es apa ? Es Pocong, Es Kuntilanak, Es Genderuwo ? tapi jauh tempatnya di Banyuwangi.

    Kira-kira mabuk ndak kalo ke sana ?

    Jawab Suhu :

    Kamis, 12-3-2015_10.28
     
    Hanya Orang-orang yang 'Arif Bijaksana Bijaksini Bijaksitu sajalah yang nantinya AKAN BANYAK MENDAPATKAN "'ILMU HIKMAH".
     
    Jawab BC :
     
    Kamis, 12-3-2015_10.32
     
    Yang jelas, Saya tidak mau, Anak-Anak mengalami hal seperti Saya (yang Negatif).
     
    Kalo mwementingkan kesenangan diri sendiri, tentunya sudah dulu Saya GO dari sini, ndak perlu menunggu.

    Sekarang sudah Tua ..

    ALLOOHU AKBAR !   ALLOOHU AKBAR !   ALLOOHU AKBAR !

    0 comments:

    Post a Comment