Hidangan Mata

Keterangan: Silahkan ganti tulisan berwarna merah dengan Url alamat blog anda. Pengaturan di atas berfungsi layaknya widget Recent Posts. Jika ingin menampilkan artikel-artikel berdasarkan label tertentu, anda bisa ganti kode false (ditandai warna hijau) dengan label (kategori) pilihan di blog anda. Contoh: tagName:"Kesehatan" 10000 (warna biru) untuk kecepatan pergerakan slider. Anda bisa merubahnya agar lebih cepat atau lebih lambat. Misal ganti menjadi 8000 agar lebih cepat atau 12000 agar lebih lambat, dst. 5. Jika sudah diatur semuanya, silahkan simpan dan lihat hasilnya. Kalau anda menghendaki agar tampilan slider ini hanya muncul di tampilan beranda (home) blog saja, silahkan baca postingan saya berikut ini: Cara Menyembunyikan atau Memunculkan Widget Hanya pada Tampilan Beranda Blog. Demikian. Semoga bermanfaat. Labels: Blogging Thanks for reading Cara Mudah Membuat Slider (Slide Show) Keren di Blog, Cukup Satu Langkah. Please share...!

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

KAMUS PRAKTIS BAHASA 'AROB

Sunday, 11 June 2017

Pakaian Hari RayA 'Iedul Firhri Cucu RODUULULLOOH S'AW

*"BAJU LEBARAN CUCU NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM.."*
#share_dari_wa_group
Diriwayatkan pada masa kecil menjelang lebaran :

Al Hasan  dan Al Husain as
tidak memiliki pakaian baru untuk lebaran...

sedangkan hari raya sebentar lagi datang.

Mereka bertanya kepada ibunya,
"Wahai ummah anak2 di Madinah telah dihiasi dengan pakaian lebaran
kecuali kami, mengapa bunda tidak menghiasi kami?"

Sayyidah Fathimah as menjawab,:

"sesungguhnya baju kalian berada di tukang jahit".

Ketika malam hari raya tiba,
mereka berdua mengulangi pertanyaan yang sama,
Sayyidah Fathimah as menangis karena tidak memiliki uang
untuk membeli baju buat kedua buah hatinya itu.

Ketika malam tiba, ada yang mengetuk pintu rumah,
lalu Sayyidah Fathimah as bertanya, "siapa?"

Orang itu menjawab,
"Wahai putri Rasulullah,
aku adalah tukang jahit,
aku datang membawa   hadiah pakaian untuk putra2mu".

Maka Beliau  pun membuka pintu,
tampak seseorang membawa sebuah bingkisan hadiah,
lalu diberikan kepada Sayyidah Fathimah Radhiyallahu ‘anha.
Kemudian Beliau as membuka bingkisan tersebut,
ternyata didalamnya terdapat 2 gamis, 2 celana, 2 mantel, 2 sorban
serta 2 pasang sepatu hitam yang kesemuanya sangat indah.

Lalu Sayyidah Fathimah as membangunkan
kedua putra kesayangannya
lalu memakaikan hadiah tersebut kepada mereka.
Kemudian ketika Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam datang
dan melihat keduanya sudah dihiasi dari semua hadiah
yang terdapat dalam bingkisan tersebut.
Kemudian Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam menggendong kedua cucunya dan menciumi mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang.

"Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa alihi Wa Sallam bertanya
kepada Sayyidah Fathimah as.."

"Apakah engkau melihat tukang jahit tersebut?"

Sayyidah Fathimah as menjawab:

"Iya, aku melihatnya",
Lalu Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa alihi Wa Sallam bersabda,

"Duhai putriku, dia bukanlah tukang jahit,
melainkan Malaikat Ridwan penjaga surga..."

Bahkanpara penghuni langit dan bumi pun berbahagia jika kedua cucu Rasulullah Shallallahu `alaihi WaAlihi Wa Sallam
berbahagia dan bersedih jika mereka bersedih...."اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد*

Penyakit Riihul Ahmar

* Angin Duduk *

Pada satu ketika dimana Nabi Allah Sulaiman a.s duduk di singgahsananya,
Maka datang satu Angin yang cukup besar, maka bertanya Nabi Allah
Sulaiman siapakah engkau......?.

Maka dijawab oleh Angin tersebut : akulah Angin Rihul Ahmar....dan
Aku bila memasuki rongga anak Adam, maka lumpuh, keluar darah dari
rongga, dan apabila aku memasuki otak anak Adam, maka menjadi gilalah anak Adam.....

Maka diperintahkan oleh Nabi Sulaiman a.s supaya membakar angin
tersebut,maka berkatalah Rihul Ahmar kepada Nabi Sulaiman a.s bahwa:
Aku kekal sampai hari Kiamat tiba,tiada sesiapa yang dapat membinasakan Aku melainkan Allah SW T.
Lalu Rihul Ahmar pun menghilang.

Diriwayatkan cucu Nabi Muhammad SAW terkena Rihul Ahmar
sehingga keluar darah dari rongga hidungnya.

Maka datang Malaikat Jibril kepada
Nabi SAW  dan bertanya Nabi kepada Jibril.

Maka menghilang sebentar,lalu Malaikat Jibril kembali mengajari akan do'a Rihul Ahmar kepada Nabi SAW kemudian
dibaca do'a tersebut kepada cucu nya dan dengan sekejap cucu Rasulullah sembuh serta merta.

Lalu bersabda Nabi S AW : Bahwa barang siapa membaca do'a stroke/do'a Rihul Ahmar.....walau sekali dalam seumur hidupnya, maka akan dijauhkan dari penyakit ANGIN AHMAR atau
STROKE.

Do'a menjauhkan terhindar dari angin ahmar dan penyakit kronik :

اللهم إني أعوذبك من الريح الأحمر والدم الأسود والداء الأكبر

Allahumma inni a'uzubika minarrihil ahmar, waddamil aswad, waddail akbar....
Artinya :
Ya Allah Tuhanku lindungi aku dari angin merah dan lindungi aku dari darah hitam (stroke) dan dari penyakit berat.

Panjangkanlah ke Group Keluarga, Sahabat kita yang tersayang...agar kita semua  terhindar dari STROKE senantiasa dalam balutan sehat dan sejahtera.....! aamiin..👐

🙏🙏🙏

Lailatul Qodar Tidak Datang Tiba-Tiba

Ini sdh pernah di post, tapi tetap menohok klo dibaca lagi...
*_QODARAN_*

(Sebuah kontemplasi kehidupan rakyat kecil yang tidak mengenal gaji ke-13, THR...)

_"Wah…pisangnya bagus-bagus Mbah…"_
kataku sembari berjongkok di depan perempuan sepuh yang berjualan di pinggir jalan depan pasar...

_"Lha monggo _dipundut_ (dibeli)..."_
kata perempuan itu riang.

Sungguh sudah sangat sepuh, rautnya penuh kerut. Kulitnya hitam. Kurus badannya.
Tapi suaranya _cemengkling_  masih nyaring), riang. Giginya terlihat masih utuh.

_"Ini kepok kuning… bagus dikolak._
_Ini kepok putih… kalau digoreng sangat manis.._
_Lha kalau itu… pisang pista, kulit tipis… harum manis._
_Tapi jangan dibeli karena belum mateng…_

Aku hanya diam memperhatikan gerak tangannya yang cekatan, meskipun telah _ndredheg_ (gemetar.)
_"Sudah lama jualan, Mbah…?"_

_"Belum, ini ngejar rejeki buat lebaran."_

__Putranya berapa Mbah?"_

_"Kathah_ (banyak) ..… pada _glidik_ (kerja)…"_

_"Kok nggak istirahat saja to Mbah… siyam-siyam kok jualan"_

_"Lha nggih, ini karena siyam (puasa) niku to , nggak boleh istirahat..."_
_Mumpung Gusti Allah _paring_ (beri) _sehat…"_

Aku tercenung dengan jawaban perempuan sepuh itu....
Kulihat tangannya mengelap  kening dan dahinya yang _dlèwèran_ (bercucuran) keringat dengan selendang lusuhnya....
Diantara para penjual ‘liar’ dipinggir jalan depan pasar itu, perempuan sepuh ini satu diantaranya yang menggelar dagangan tanpa _iyup iyup_ (peneduh).
Padahal hari itu panas luar biasa.

_"Kalau pulang jam berapa Mbah?"_

_"Jam tiga sudah pulang ..…, lha ada kewajiban nyiapkan _wedang_ (minum) _buat anak-anak TPA."_

_"Kok kewajiban, yang mewajibkan siapa Mbah ?"_

_"Nggih kula_, (ya saya sendiri) …"

_"Ooo…begitu…. Setiap hari, selama puasa?"_

_“Inggih_… _wong cuma  anak limapuluhan..."_

_"Wah _panjenengan_  (anda) _hebat nggih Mbah…"_

_"Halah cuma wedang sama pengangan kecil-kecil..._
_Yang penting bocah-bocah rajin ngaji…, mbah sudah seneng._
_Jangan bodoh kaya Mbah ini yang cuma bisa Fatihah..."_

Aku makin tercekat.
Kumasukkan semua pisang yang ditawarkan ke dalam tas kresek.

_"Kok banyak banget... mau buat apa, mas?_
Tanya si mbah heran.

Aku hanya tersenyum.
_"Semua berapa Mbah?"_

Perempuan sepuh itu menyebutkan nominal yang membuatku tercengang....
_"Kok murah banget Mbah…"_

_"Mboten_ (ah enggak)… _itu sudah pas, ini bukan pisang kulakan_ (dari beli), _panen kebun sendiri..."_

_"Nggih…matur nuwun…"_ kataku sembari mengulurkan uang.

_"Aduh… nggak ada kembalian , belum _kepayon_ (laku)…"

_"Saya tukar dulu Mbah…"_
Aku sengaja meninggalkan perempuan sepuh itu.
Pisang telah kuletakkan di mobil.
Mesin mobil pun kunyalakan....
Agak menjauh dari perempuan sepuh itu..
Kumasukkan beberapa lembar uang sepuluh ribuan yang masih baru, ke dalam amplop,
Cukup dibagi satu satu untuk anak TPA
yang katanya berjumlah limapuluhan tadi.
Penutup lem amplop kubuka lalu kurapatkan.

_Ini mbah, sudah saya tukar, sudah pas _nggih..."_

Perempuan sepuh itu menerima amplop masih dengan tangan _dredheg_ gemetar.
Tanpa menunggu jawaban, aku segera pergi.

Esoknya aku mampir lagi…tapi kosong
Berikutnya aku mampir lagi…kosong juga.
Penasaran kutanyakan pada ibu pedagang sebelahnya.
_"Mbahe kok nggak jualan Mbak?"_

_"Oh nggak, beliau … jualan kalau panen pisang aja..._
_Sampeyan to yang kemarin ngasih amplop._
_Walah Mbahe nangis _ngguguk (tersedu2) ..… _jare bejo_, (katanya beruntung) & dapet _qodaran."_

Barangkali yang dimaksudkan adalah _lailatul qodar._
Malam yang konon lebih baik dari 1000 bulan.
Para malaikat turun dari langit. Ke langit hati kita. Menyelesaikan segala urusan.
Allah melapangkan rejeki dan kemuliannya bagi yang dikehendaki,
Pun mempersempit bagi yang dikehendaki pula...
Rejeki sesuai kapasitas kita.
Lantas siapakah yang mendapatkannya ??
………………..
Barangkali perempuan sepuh inilah yang mendapatkannya.
Bukan karena ia ahli ibadah...
Bukan pula karena I’tikafnya yang  kuat di masjid.
Tapi dialah pelaksana dari yang katanya ‘hanya’ bisa *fatihah* itu.
Kesungguhan I’tikaf yang luar biasa.
Bertindak, berlaku, dan berpasrah dalam keriangan rasa.
I’tikaf di masjid yang digelar dalam keluasan yang maha.
Bukan masjid yang sekedar bangunan ibadah.
Kecintaannya yang sederhana dengan penyiapan _wedang_ dan penganan bagi limpuluhan bocah selama puasa, sungguh bukan perkara mudah.
Hanya cinta tuluslah yang bisa.
……………..
Aku jadi teringat  pertanyaan teman,
tentang pencapaian _Lailatul Qadar._
Benarkah memang ia turun di 10 hari terakhir malam ganjil?
Maka …malam terbaik dari 1000 bulan bukanlah instan...
Tak bisa _dijujug_ dengan akhiran...
semua butuh proses…. karena karunia terindah butuh _wadah_.
Yang dibangun dengan mengais kebaikan, sebelum, selama dan sesudah Ramadhan.
Itulah sesungguhnya _*QODARAN*_

*******
Selamat menjemput _lailatul qadar_, saudara-riku tercinta...
😊❤💕

Saturday, 10 June 2017

Kerja Asal-Asalan Pengantar Sesal Panjang Banget

.
```Alkisah Seorang tukang bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya
bekerja ikut pemborong.
.
Iapun bermaksud mengajukan pensiun
karena ingin memiliki banyak waktu
untuk keluarganya.
.
Si Pemborong berkata,
"Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu
satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun.
.
Si tukang bangunan segera membangunnya. Karena kejar tayang, ia pun mengerjakannya asal-asalan dan asal jadi.
.
Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat..
Ia serahkan kunci rumah kepada sang Pemborong.
.
Sang Pemborong pun tersenyum dan berkata,
"Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku."
.
Terkejutlah tukang bangunan itu, ada rasa sesal kenapa rumah, yang akhirnya hendak ia tempati itu, dikerjakannya secara asal-asalan..
.
Saudaraku..
Ibadah yang kita kerjakan
di dunia ini, tak lain adalah 'rumah' yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia.
.
Jangan sampai kelak kita menyesal
karena kita menempati rumah  yang kita bangun asal-asalan.
*..  jadikan hidupmu berarti.. ```

📝📝
Jangan menunggu lama2 untuk membagikan tulisan ini ke orang yang anda kenal, agar hidup kita makin berarti...Aamiin .

♻  indahnya berbagi

Wednesday, 7 June 2017

Kain Kafan AHLUL BAIT ROSUULULLOOH S'AW

DETIK-DETIK WAFATNYA SITI KHADIJAH, ISTRI TERCINTA RASULULLAH

Siti Khadijah adalah istri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam.

Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun.

PERMINTAAN TERAKHIR

Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW,

�Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu�

�Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung da�wah Islam sepenuhnya�, jawab Rasulullah

Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik,

�Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku�

Mendengar itu Rasulullah berkata,

�Wahai Khadijah, ALLAH menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga.�

Ummul mukminin, Siti Khadijah pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah. Didekapnya istri Beliau itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Beliau dan semua orang yang ada disitu.

KAIN KAFAN DARI ALLAH

Saat itu Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan. Rasulullah menjawab salam Jibril dan kemudian bertanya,

�Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?�

�Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan� jawab Jibril.�Jibril berhenti berkata dan kemudian menangis.

Rasulullah bertanya, �Kenapa, ya Jibril?�

�Cucumu yang satu, Husain tidak memiliki kafan, dia akan dibantai dan tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan� sahut Jibril.

Semangat pagi met aktivitas semua.
(puasa hari keSebelas.. Istri Rosullullah wafat)

Apa Ada Yang Salah ? Zaman Dahulu Vs Zaman Sekarang

```APA ADA YANG SALAH...?

Tempo Doeloe .........
Orang tua kita berangkat bekerja setelah matahari terbit & sudah kembali ke rumah sebelum matahari terbenam....

Walaupun memiliki anak yg banyak.
Rumah & halaman pun tetap luas.
Bahkan tdk sedikit ada yg memiliki kebun.
Dan semua anak-anaknya bersekolah.

Sekarang....

Banyak yg berangkat kerja subuh & sampai rumah setelah isya.

Tapi.....

Rumah & tanah yg dimiliki tdk seluas rumah orang tua kita.

Dan bahkan banyak yg takut memiliki anak banyak karena takut kekurangan.                                                                        Ada yg salah dgn cara hidup orang MODERN.

Orangtua kita hidup tanpa banyak ALAT BANTU.
Tapi TENANG menjalani hidupnya.

Sementara kita yang dilengkapi dgn mesin cuci, kompor gas, HP, kendaraan, TV, email, FB, Twitter, i-pad, ruangan ber AC dll.........

HARUSNYA mempermudah hidup ini.
TAPI TERNYATA TDK.

Sampai-sampai, tdk sempat kita MENIKMATI HIDUP,
karena semuanya dilakukan TERBURU-BURU.

Berangkat kerja, TERBURU-BURU...
Pulang kerja, juga TERBURU-BURU...
Makan siang, TERBURU-BURU...
Di lampu merah, TERBURU-BURU...
Berdoapun, TERBURU-BURU...
Bahkan sholatpun, TERBURU-BURU...

Hanya MATI........
Yang tidak seorangpun mau TERBURU-BURU

Karena ketakutan akan kurangnya harta u/ keluarga sampai-sampai kita HITUNGAN dlm MEMBERI...

Sementara  Tuhan tdk pernah hitungan dlm memberi rejeki kpd kita.

Bahkan karena lebih takut kehilangan pekerjaan, kita berani melewatkan Ibadah

Sampai dimanakah hidup kita pd hari ini.....???

Apa ini terjadi pd diri kita ?....

Smg menjadi renungan..
Dan Smg bermanfaat..

"A L L A H", Aku cinta dan memerlukan Engkau, bersihkanlah hatiku dengan KUASA-Mu. Lindungilah Rumahku, keluargaku & orang2 tercinta ........
(Kirim ke 15 orang special dan lihatlah keajaiban besok pagi). Amin. Tolong jangan di abaikan!!! Kita coba buktikan besok. Siapa berani sebarkan Kalimah Agung..        

ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ         
Adakah anda rasa kalimah ini menyusahkan anda? Jika tidak mari copy, lalu sebarkan..tengok keajaiban? Coba copy paste ini kpd rekan anda```

Monday, 5 June 2017

Mengapa Kita Miskin ?

Apabila Kita telah berusaha dan bekerja keras.
Apabila Kita telah jalani Sholat yang lima waktu.
Apabila Kita sudah melakukan Sholat Dluhaa, Tahajjud, Dzikir, Sholawaat dan DOA.
Namun tetap miskin juga.
Tidak perlu minder apalagi protes kepada-NYA.

Seorang anak bertanya kepada Ibunya :
Ibu, mengapa Kita miskin ?.

Dengan tenang asang Ibu berkata :

Nak, hidup ini seperti jalan2 di Supermarket. Semua orang boleh memilih dan membawa barang apa saja yang ia inginkan.

Siapa yang membawa sepotong roti, maka ia harus membayar seharga sepotong roti,

Siapa yang membawa tiga potong roti, iapun harus membayar tiga potong roti.

Sementara Kita tak mungkin membawa apa2. Karena tak punya uang untuk membelinya.

Di pintu kasirpun Kita tak akan diperiksa, dibiarkan jalan begitu saja.

Begitu pula kelak di Hari Kiamat Nak.

Saat Orang-Orang Kaya antri menjalani pemeriksaan untuk dimintai pertanggungjawaban.

Saat Orang-Orang Kaya ditanya tentang :

Darimana hartanya mereka peroleh ?.

Dan kemana hartanya mereka gunakan ?.

Kita dibiarkan terus berjalan tanpa beban.
Lebih enak bukan !.

Apakah engkau masih juga belum bisa menerima ?.

Anakku,
Jikalau Kita memang ditakdirkan menjadi Orang Miskin :

BERSABARLAH SEJENAK,
Karena setelah kematian, kemiskinan itu akan sirna.

BERPIKIRLAH POSITIF,
Barangkali, jikalau Kita Kaya belum tentu bisa lebih bertakwa.

Mungkin juga, dengan kemiskinan Kita akan lebih  mudah meraih SYURGA-NYA.

JANGAN PERNAH MINDER,
Karena Kaya dan Miskin bukanlah ukuran Mulia dan Hinanya Manusia.

Tetaplah berprasangka baik pada ALLOOH SWT.

Singkirkan cemburu, buanglah tanda tanya,

Tentang Kehendak-NYA Sang Pembagi Nikmat.

Mungkin yang buat Kita masih tersimpan di SYURGA, Menunggu Kita Siap Menerima.

SUBHAANALLOOH.