-->

Pages

ASMAAUL HUSNAA

Saturday, 11 May 2013

Do'a Anti ( Lemah, Malas, Tidak Peduli, Kikir, Siksa Kubur, Siksa Neraka, Fitnah Selama Hidup, Fitnah Setelah Mati, Fitnah Al Masiihid Dajjaal) dan Hati Selalu Istiiqoomah Di Jalan Islam Lurus

ألسّلام عليكم و رحمة لله و بركاته
بسم الله الرّحمن الرّحيم
 .
 ألحمد لله ربّ العالمين * أشهد أن لا إله إلاّ الله و حده لاشريك له * له الملك وله الحمد* يحيى ويميت * وهوعلى كلّ شٍئ قدير. أشهد أنّ محمّدا عبده و رسوله * خاتم النّبيّين والمرسلين لا نبيّ ولا رسول بعده. أللّهمّ صلّ على ( سيّدنا ) محمّد وعلى أله وصحبه و ذرّيّاته وكلّ من تبعهم بإحسان إلى يوم الدّين . أمّاّ بعده




Baca ini dulu dong .... !!! 

=================

Renungan Bersama ... !
  • Manusia manapun tidak pernah lepas dari Sifat Lemah dan Malas. 
  • Inginnya tidak mau TAMPIL LEMAH dan MALAS, akan tetapi kenyataannya banyak yang TETAP TERBELENGGU, TERJAJAH dan MEMELIHARANYA dalam kehidupan sehari-hari di segala bidang. 
  • Ketika Lemah dan Malas, anehnya pula, KAGET, TERBELALAK, TERPESONA dan TERPUKAU melihat tampilan Orang Lain Kuat dan Rajin Dalam Segala Hal Selama Positif tidak melanggar Hukum Allooh SWT dan RosulNYA Muhammad SAW. 
  • Ketika Masih Lemah dan Malas, yang lebih aneh lagi, ironisnya gara-gara itu semua, banyak pula terjebak dalam PENYAKIT HATI yakni DENGKI, IRI HATI, HASUD, TEBAR FITNAH,

  • Manusia manapun tidak pernah lepas dari SIFAT CUEK/APATIS/TIDAK PEDULI SAMA PIHAK LAIN (Manusia, Jin, Malaikat, Bidadari, dan Lingkungan Sekitar khususnya Dunia Flora, Dunia Fauna) dan Kikir Ber'amal Kebajikan.  
  • Pihak Lain khususnya Orang lain maunya TIDAK BOLEH CUEK alias PEDULI TERHADAP DIRINYA SENDIRI atau KEPADA KELUARGANYA atau KEPADA ORANG YANG DIINGINKANNYA, akan tetapi anehnya dan tragisnya,"DIA SENDIRI TIDAK MAU dan TIDAK SUDI BERBUAT SERUPA KEPADA PIHAK LAIN khususnya ORANG LAIN. KOK NYIMUUUUUUUUTTTTT !!!?". Berati SUDAH SAKIT INI ORANG ... !!!

  • Orang Lain dibikin menderita, akan tetapi Orang Lain Tidak Boleh Bikin Derita kepada Dirinya. Kok Nyimuuuuuuuuuuuuuuuuuutttt !!!??? PENYAKIT NIH !!!

  • Orang Lain diminta selalu menolong Dirinya, namun Dia Sendiri tidak sudi berbuat serupa. Aneh ini Orang, KARDIMAN. Lha kok nyimuuuuuuuuuuuuuuuuuuuttt !!???
  • Manusia manapun pada dasarnya, CINTA KASIH SAYANG, CINTA PERDAMAIAN, ANTI BERBAGAI BENTUK PENINDASAN dan BEBAS DARI SEGALA JENIS HUTANG. Akan tetapi survey telah membuktikan, yang tejadi JUSTRU SEBALIKNYA. Di mana KUNCINYA ? Ya terletak pada DIRI KITA MASING-MASING.
  • Bilamana ingin mendapatkan Cinta Kasih Sayang dari Orang Lain baik Keluarga Sendiri maupun Bukan, ya harus pula selalu menebarkan Cinta Kasih Sayang kepada Pihak Lain.
  • Bilamana ingin hidup penuh perdamaian, ya jangan menebarkan kekacauan di mana-mana baik secara Jasmani maupun Rohani !
  • Bilamana tiak ingin ditindas oleh Pihak Lain, ya jangan suka menindas. Jauhkan dari segala bentuk penindasan !
  • Bilamana ingin bebas dari jerat-jerat hutang, ya hindarilah hutang atau hutang seperlunya sesuai kemampuan. Bilamana dilanggar, rasakan akibat di kemudian hari. Penuhilah kebutuhan sesuai kemampuan ! Jauhkan gengsi sosial ! Janganlah besar pasak daripada tiangnya, dijamin JEBOOOOOL TUH ! Bilamana punya hutang, betapapun kecilnya TETAP DIBAYAR dan bilamana belum mampu NGOMONG BAIK-BAIK, jangan langsung kabur dari tanggung jawab atau tebar fitnah !
  • Manusia manapun tidak akan pernah bebas begitu saja atas ancaman jeratan SIKSA (KUBUR dan NERAKA). Bilamana bebas dari SIKSA KUBUR, maka niscaya kelak otomatis sebagai indikator/penanda bahwasanya akan MASUK SYURGA. Bilamana terjerat SIKSA KUBUR, maka niscaya kelak otomatis pula akan menjadi PENGHUNI NERAKA. Na'uudzu bil laahi min dzaalik.

  • Jangan memfitnah bilamana tidak ingin difitnah !
  • Bilamana difitnah, lalu dibalas fitnah. Maa Syaa-Allooh Laa Quwwata Illaa Billaah. Itu namanya,"API Vs API, SYAITHON Vs SYAITHON". Yang senang pasti IBLIIS.
  • Selama masih hidup, survey telah membuktikkan tetap ada saja ADA PIHAK YANG SUKA TEBAR FITNAH.

  • Manusia manapun yang masih memiliki KADAR IMAN TAQWA berkeinginan untuk MEMILIKI HATI YANG BERSIH, ISTIIQOOMAH, KONSEKUEN, KONSISTEN untuk selalu berjalan di JALAN ISLAM YANG LURUS, namun mengapa dalam prakteknya tidak semudah membalik Telapak Tangan ?  Surat Al Faatihah selalu dibaca baik Dalam Sholat maupun Luar Sholat, tetapi kenapa di antara terjebak ke Jalan-Jalan Bengkok yang menuju NERAKA. Na'uudzu billaahi min dzaalik.

 
Mengapa  Menjadi Lemah, Malas, Tidak Peduli, Kikir, Kena Jerat Siksa Kubur, Kena Jerat Siksa Neraka, Kena Fitnah Selama Hidup, Kena Fitnah Setelah Mati, Kena Fitnah Al Masiihid Dajjaal) dan Hati Tidak Mampu Selalu Istiiqoomah Di Jalan Islam Lurus ? Apa Faktor Penyebab Utamanya ?
  • Faktor Internal
  1. Subyek Diri Sendiri   : Dijajah HAWA dan NAFSU.  Baca ini Versi Wikipedia.   Baca ini Versi Tasowwuf Al Ghozali. 
  2. Obyek Diri Sendiri    : Rusaknya Jiwa Raga yang sedang dijajah HAWA dan NAFSU.
  • Faktor Eksternal
  1. Subyek Pihak Luar  : Gangguan, Godaan, Rintangan, Hantaman dan Jajahan JIN IBLIIS, ISTRINYA, ANAK CUCU GARIS KETURUNAN LANGSUNG, dan PARA PASUKAN PENDUKUNGNYA BAIK YANG SUKARELA MAUPUN AKIBAT PAKSAAN. Baca ini Versi Wikipedia, namun SUHU tidak menerima penuh karena yang SUHU pahami dan sebagian UMMAT ISLAM YANG SEPAHAM,"JIN IBLIS BUKANLAH NENEK MOYANG BANGSA JIN, AKAN TETAPI MERUPAKAN SALAH SATU SUKU ATAU BANGSA JIN YANG PALING (KAFIR DAN JAHAT) SETELAH PERNAH BERIMAN DAN TINGGAL DI SYURGA MENJADI IMAMNYA PARA MALAIKAT SELAMA 1.000 TAHUN LAMANYA. NENEK MOYANG JIN ADALAH JAAN, sehingga seluruh Anak Cucunya disebut BANI JAAN alias ANAK CUCU JAAN dan seluruh Anak Cucu Nabi Adam dan Hawwaa' disebut BANI AADAM HAWWAA' alias ANAK CUCU AADAM HAWWAA'".
  2. Obyek Pihak LuarMasuknya Energi-Energi Jahat dan Luka Yang Ditimbulkannya Terhadap Orang Yang Dijajah Oleh Mereka Yang Jahat tadi.

  • Seluruh hal di atas sangat berbahaya bagi MANUSIA YANG INGIN BERIMAN BERTAQWA kepada ALLOOH SWT yang sesungguhnya. Bagaimana mungkin akan mampu BERIMAN dan BERTAQWA YANG SESUNGGUHNYA bilamana PIKIRAN JERNIH, HATI NURANI,  SIKAP JERNIH,  JIWA JERNIH YANG TENANG DAN PERBUATAN JERNIH NAN LURUS udah diobok-obok, diporak-porandakan dan dijadikan MARKAS TEMPAT TINGGAL SEHARI-HARI di mana,"KENCING DI DALAMNYA, BERAK DI DALAMNYA, MUNTAH DI DALAMNYA, TIDUR DI DALAMNYA DAN IKUT RAMAI MENIDURI ORANGNYA, DLL".

Bagaimana SOLUSINYA ?
  • Rosuulullooh SAW menyuruh KITA sebelum diakhiri SALAM saat SHOLAT baik WAJIB maupun SUNNAH, maka setelah BACAAN TAHIYYAT ACHIR/TASYAHHUD ACHIR SELESAI diperintahkan membaca DO'A PENOLAKNYA. Berapa kali membacanya ? Secara umum, BELIAU menggarisbawahi setiap BERDO'A, ULANGILAH minimal 3x.
  • Bolehkan dibaca di LUAR SHOLAT ? Boleh.
  • Jumlah membacanya BEBAS HITUNGAN ataukah DIHITUNG ? UP TO YOU, tergantung kondisi dan situasi Anda terutama asal SUCI dari Hadats dan Najis. Bilamana sedang HADATS KECIL, tanpa BERWUDLU BOLEH, akan tetapi dengan BERWUDLU tentunya LEBI AFDLOL dan berlipatganda hasilnya. Bilamana HABIS HADATS BESAR, ya MANDI BESAR DULU alias MANDI JUNUB dulu dong, lalu BERWUDLU. Bilamana membacanya secara KHUSUS, sebaiknya DIHITUNG dalam HITUNGAN TERTENTU dalam JUMLAH SAMA DALAM PERIODE TERTENTU dan BILAMANA BISA MELEWATINYA DENGAN BAIK, SILAHKAN JUMLAHNYA DITAMBAH UNTUK PERIOE TERTENTU PULA. Bilamana berdo'anya SECARA UMUM,"BEBAS TANPA HITUNGAN. SEMAKIN BANYAK, MAKA AKAN SEMAKIN DICINTAI OLEH ALLOOH SWT DAN PARA MALAIKATNYA", bisa Duduk, Berbaring, Tiuran, Berjalan, Berlari, Naik Kendaraan, Saat Berenang, Saat Makan Minum, Saat Bekerja, dll. 
  • Lihat kembali di     SINI   SINI  SINIIIII ... !

Mana Do'anya ?

Ini lho ... dipersilahkan ... Baarokalloohu Abadan. Aamiiiiiin 3x.


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ

مِنْ أَرْبَعٍ يَقُولُ  اللّهمّ إنّي أعوذبك بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ

الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ’anhu ia berkata: Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Bila kalian membaca tasyahud terakhir maka hendaknya berlindung kepada Allah ta’aala dari empat perkara, "Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari (1) azab jahannam dan (2) azab kubur dan (3) fitnah kehidupan serta kematian dan dari (4) jahatnya fitnah Al-Masih Ad-Dajjal" (HR Muslim 923)



Atau seperti ini :



* أللّهمّ  إنيّ  أعوذبك من العجز و الكسل  و الجبن و البخل وقهرالرّجال وغلبت الدّين

*  وأعوذبك من عذاب القبر و من عذاب الناّر *  و من شرّ  فتنة المحيا و الممات
    
ومن شرّ فتنة المسيح الدّجاّل  *  يامقلّب القلوب ثبّت القلبى على دينك


"ALLOOHUMMA  INNII  A'UUDZU  BIKA  MINAL  'AJZI  WAL KASALI WAL JUBNI WAL 


BUCHLI  WA  QOHRIR  RIJAAL  WA  GOLABATID  DAIN,   WA  A'UUZU  BIKA  MIN 


'ADZAABIL  QOBRI  WA  MIN  'ADZAABIN  NAAR,  WA
  MIN  SYARRI    FITNATIL 



MAHYAA  WAL  MAMAAT,  WA MIN  SYARRI    FITNATIL
MASIIHID DAJJAAL, 



YAA  MUQOLLIBAL  QULUUB,  TSABBIT  QOLBII  'ALAA  DIINIK". 

"Wahai  Allooh, sesungguhnya diriku memohon perlidungan kepadaMU dari Kelemahan, dan Kemalasan, dan Ketidakpedulian/Kecuekan/Tidak Mau Tahu Urusan Baik dan Kekikiran dan Korban Penindasan Sesama dan Belenggu Jerat Hutang. Dan diriku memohon perlindungan kepadaMU dari Siksa Kubur dan Siksa Neraka dan dari Kejahatan Fitnah Ketika Hidup (Di Dunia) dan Fitnah Ketika Telah Mati dan dari Kejahatan Fitnah Dajjal Yang Membinasakan. Wahai Allooh, Dzat Yang Membolak-Balikkan Semua Hati, mohon tetapkan Hatiku Pada AgamaMU (Islam Yang Lurus)".



Artikel Terkait :
  1. Menghalau Kejahatan Angin Jahat Dengan ADZAN 
  2. Do'a Mudah Menyerap Pelajaran dan Segala Urusan Lancar Sukses 
  3. Ikhtiar Batin Mohon Lancar, Suksesnya dan Benteng Keselamatan Segala Urusan Selama Halal Di Mata Allooh SWT dan RosulNYA Muhammad SAW 
  4. ANTI TAKUT HANTU 
  5. Doa Anti Cracker "EVIL ENERGY (ENERGI JAHAT)"-1
  6. Doa Anti Cracker "EVIL ENERGY (ENERGI JAHAT)"-2 
  7. Mengenali Sejatinya Diri dan Menolong Tanpa Pamrih




BERSAMBUNG

0 comments:

Post a Comment